[Drabble-Mix] a Memorable Birthday Moment


a Memorable Birthday Moment

a Memorable Birthday Moment

 

Mixed-drabbles by : haruhi; autumnbreeze; naya손

Starring : [VIXX] N, Leo, Ken, Ravi, Hongbin, Hyuk

| Length : Drabble (±100wc) | Rating : General |

Genre : Comedy; Family; Surrealism; Romance; Sad; Horror

Disclaimer : Don’t copy or re-publish without any credit or permission!

 

© 2015 Project

_ _ _

“Tentang harapan, permintaan, pengalaman dan kenangan akan hari kelahiran.”

_ _ _

 

[1st]

Hakyeon tengah mengiris bahan-bahan bulgogi ketika adik perempuannya sampai di rumah; ia mengetahui itu ketika suara berderap terdengar di sepanjang koridor menuju dapur, lantas kursi di meja makan berderit.

Hakyeon melirik arloji yang melingkari pergelangan tangannya. Pukul sebelas malam. Juyeon sampai lebih cepat dua jam dari yang ia kabarkan. Setelah Juyeon pindah ke Jepang, Hakyeon tinggal sendiri di rumah. Dan malam ini, ia sengaja menanti Juyeon sembari membuatkan masakan kesukaannya–sekaligus sebagai selebrasi ulang tahun adiknya tepat tengah malam ini.

“Kenapa tidak mengabariku? Kukira kau masih di pesawat.”

Tiba-tiba, ponsel Hakyeon berdering. Sebuah pesan masuk dari Cha Juyeon.

“Sayang sekali, kak. Penerbanganku ditunda. Sekitar pukul delapan pagi aku akan sampai rumah.”

Tunggu.

Bukankah adiknya tak menyimpan kunci rumah? Jadi, siapa yang sejak tadi duduk di belakangnya?

.

[2nd]

Hari ini Seoyoon memaksaku memakai kalung rantai norak. Pagi-pagi sekali, saat semestinya ia masih mendengkur, ia menghampiriku dengan kalung berpita pink yang bergemerincing berisik.

“Hongbin-ie, kau sangat lucu. Ayo tersenyum, biar ku foto!”

Sekon berikutnya, kamera polar itu memuntahkan selca kami.

Tiap inci ruang keluarga dihiasi dekorasi pink. Aku mendesis jijik. Kami bersama Ayah dan Ibu mengelilingi meja. Hidungku berjengit; tampaknya ada sesuatu di atas meja–tertutup tudung.

“Selamat ulangtahun, Hongbin-ie!”

Tudung dibuka, alih-alih menampakan kue tart, setumpuk daging ayam menggiurkan. Tubuh panjangku menggeliat dan langsung kuterjang, sementara lainnya mengudap cupcake.

Yah, satu-satunya pink yang kusuka adalah warna daging ayam. Segar, membuat sisik-sisikku bergidik girang.

.

[3rd]

Ravi memandang ke arah kalendar yang ada di kamarnya, dia melihat bahwa tanggal hari ini dia lingkari dengan spidol merah. Itu membuatnya tersenyum, akhirnya dia keluar dan memutuskan untuk membeli sebuket bunga mawar. Hari itu cuaca entah kenapa terlihat sangat cerah sekali bahkan burung-burung di pinggir jalan seakan menyanyi mengikuti langkah Ravi.

Saat dia melewati sebuah toko aksesoris dia bisa melihat sebuah kalung yang berbandul sayap malaikat yang sangat indah, mengingat dia pada Kang Su Jin. Wanita yang dia puja selama ini, tanpa ragu Ravi membelikan kalung itu untuk Su Jin dia bahkan meminta pelayan toko untuk membungkus nya dalam kotak ungu warna kesukaan Su Jin dengan pita putih yang membungkusnya.

Setelah membeli semua hadiah itu, Ravi akhirnya menaiki bukit dimana tempat peristirahatan terakhir Sujin berada.

“Selamat Ulang tahun Su Jin-ah, Sarangahae..” Ravi berkata dengan suara paraunya.

.

[4th]

Saengil chukae, chagiya…!” Jaehwan menyodorkan kue ulang tahun berhiaskan lilin angka dua puluh ke hadapan Jung Sooyeon, kekasihnya. Gadis berambut panjang itu menyembunyikan senyum di balik telapak tangannya, bahagia sekaligus terharu.

Misi kejutan berjalan sukses! Hooray!

Seharusnya Jaehwan berseru gembira seperti itu. Namun tidak untuk saat ini. Tidak ketika gejala ini muncul.

“UH….!!” Kuda-kuda Sooyeon untuk meniup lilin mendadak terinterupsi. Gadis itu mendengus keras seraya memalingkan wajah.

MATI AKU! Jaehwan meneguk ludah.

.”JAEHWAN!!!” Sooyeon berteriak marah, lengkap dengan delikan ganas dari matanya.

Lee Jaehwan menyerah.

“Maaf!! Aku harus ke belakang sekarang!” Serta merta lelaki itu meletakkan kue tart di tangannya ke lantai -ya, ke lantai. Lalu terbirit-birit ke toilet.

Oh, Tuhan! Kentutnya tadi itu bau sekali!

.

[5th]

Ji Yoon menghela nafasnya, dia hanya bisa melihat wajah kekasihnya Leo dari layar telepon. Waktu sudah menunjukan jam 2 dini hari itu artinya hari sudah berganti, dia masih menatapi foto kekasihnya itu dengan background menara Eiffel dibelakang nya.

Masih segar dipikirannya jika beberapa hari yang lalu Leo mengatakan jika dia tidak ingin pergi namun sebagai kekasih yang baik Ji Yoon harus mendukung kekasihnya itu.

“Ji Yoon-ah!”

Suara itu terdengar dan Ji Yoon langsung bangun dari tempat tidurnya. Dia tidak menyangka jika Leo sekarang sudah ada dihadapannya dengan sebuah kue yang diatasnya bertengger lilin dengan angka 25.

Happy Late Birthday! Maaf aku tidak bisa datang lebih cepat.” Leo berkata dengan terengah-engah.

Ji Yoon tidak mengatakan apapun, dia segera berlari dan memeluk Leo, Ji Yoon terharu dengan usaha Leo yang selalu membuat dia bahagia.

.

[6th]

Hyuk terlampau senang ketika akhirnya nama itu muncul di layar ponselnya. Disambarnya benda tersebut dan didekatkannya ke telinga.

“Ibu! Bagaimana hadiahnya?”

“Ibu menyukainya …”

“Aku berencana mengirim lagi. Kalau ada yang tidak cocok, berikan saja kepada orang lain–“

“Begini …”

“–ah! Apa itu terlalu banyak sehingga tidak ada tempat menyimpan?”

Di rumah, Ibu hanya diam. Hari itu ia mendapat banyak hadiah dari anaknya di Seoul. Tentu ini sangat aneh. Pertama, ini adalah benda-benda kesukaan Hyuk. Kedua, jelas dikirim oleh para penggemar putranya sebab ketiga, hari ini ulangtahun Hyuk.

“Kau ‘kan yang berulangtahun, Hyuk, kenapa di tiap bungkus tertulis untuk Ibu?”

Hyuk membelai kasar tatanan rambutnya. “Karena ada penggemar yang bilang, hadiah ulangtahun bukan untuk yang berulangtahun, melainkan untuk orangtuanya …”

.

-fin.

 

Advertisements

26 thoughts on “[Drabble-Mix] a Memorable Birthday Moment

  1. kyaaa >< maaf kubaru bisa komentar sekarang~
    kak iin~~ itu yang hakyeon yaAllah … aku bacanya pas tengah malem XD terus yang jaehwan, oke deh, kentut itu manusiawi kok :')
    terus kak tesa, itu ravi-nya kasian banget :") dan ceweknya leo sabar banget yaa :'3
    oke kakak-kakak, gud job~ XD

  2. Drabble yang pertama langsung disuguhi horror. kekeke
    Drabble kedua…. itu dia makhluk apaan sih? Buaya? setahuku Buaya kalo dikasih ayam mentah pasti suka apalagi yang masih hidup. ini beneran teka teki banget.
    drabble ketiga sadnya juga klop banget.
    drabble keempat itu bikin ngakak… sial… mau ngasih kue ulang tahun apa mau kasih kentut. kekeke
    drabble kelima so sweet banget dah… rela-relain dateng dari Paris buat ngasih ucapan selamat ulang tahun langsung. keke
    drabble keenam…. itu menyentuh sekali… aku sukaaaa
    aku suka semuaaaaaaanyaaa…..
    good job buat kalian kelompok satu… kekeke

Song Review

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s