[Ficlet] I Know


I know

I Know

Songwritter : Tyavi

VIXX Leo featuring OC’s Anna

Romance, failed!Fluff | Ficlet | G

Summary :

Sekarang aku tahu

.

Lantunan Ave Maria tertangkap koklea Leo sedetik setelah pemuda jangkung itu menjejakan kaki. Setelah menutup pintu, tungkai jenjangnya merajut langkah ke arah seorang gadis yang tengah memainkan biola di dalam ruangan—yang tak lain adalah sebuah studio.

Mengambil jarak agak jauh, Leo terdiam mengamati pemandangan yang selalu terbingkai di dalam maniknya setiap ia datang ke sini. Seorang gadis bersurai legam, tengah memainkan instrumen yang sama menggunakan biola yang sama pula. Gadis itu tidak akan mengalihkan atensinya pada eksistensi Leo sampai gesekan biolanya berhenti pada nada terakhir. Begitu pula Leo, dirinya akan tetap bergeming, memanjakan netra sekaligus koklea, tidak perduli pada sekantung eskrim yang mulai mencair di tangannya. Seperti perkiraan, kepala gadis itu menoleh tepat pada gesekkan terakhir biolanya.

Sama seperti Leo, Anna juga sudah hapal betul kalau pemuda itu akan berada di sana setiap ia menyelesaikan permainannya—meski Anna sudah berkali-kali melayangkan protes karena eskrim yang dibawa Leo mencair saking lamanya pemuda itu menunggu. Kendati demikian, Anna tidak pernah tahu kapan pemuda Jung itu datang. Anna amat paham kalau seorang Jung Leo sangat irit bicara. Tapi haruskah pemuda itu menunggunya selesai hanya karena tidak ingin berboros kata untuk menegurnya?

Leo melangkah mendekati Anna lantas menyodorkan kantung plastik yang dibawanya sedari tadi. Dwimanik Anna berbinar dan diterimanya kantung plastik itu dengan senang hati. Anna juga hapal isi kantung plastik itu, dua cup eskrim vanila kesukaannya. Lekas Anna mengamit salah satu eskrim dan membuka bungkusnya. Mata Anna membulat mendapati eskrimnya belum mencair.

“Kau baru datang?”

Tanya Anna yang hanya dibalas dehaman oleh pemuda Jung itu. Bahkan netra Leo tak menatapnya karena ia juga sibuk membuka bungkus eskrimnya.

Gadis itu mendengus, ‘dasar irit bicara!’.

Anna memasukkan satu sendok penuh eskrim ke dalam mulutnya. Sepersekian sekon berikutnya gadis itu berkemam senang merasakan eskrim vanila lumer di lidahnya. Sejenak hening mendominasi, sampai sebuah pemikiran—yang tidak pernah Anna pikirkan—melintas di benaknya.

“Leo-ya.”

Lagi-lagi pemuda itu hanya berdeham.

“Sekarang aku tahu kenapa kau jarang bicara.”

Ucapan Anna barusan sukses mencuri atensi Leo, karena kini iris pemuda itu beralih menatapnya.

“Kalau kau sering bicara pasti aku tidak suka eskrim vanila lagi.”

“Kenapa?”

Oh, Anna bersorak dalam hati lantaran Leo turut menanggapinya kali ini.

“Karena suaramu lebih lembut dari eskrim vanila yang kau belikan padaku setiap aku selesai latihan…

Ada jeda sejenak, dan netra Anna dimanjakan oleh tampang tanpa ekspresi—namun terkejut—yang tergambar di paras Leo.

“Aku khawatir eskrim vanila tidak lagi menjadi favoritku bila kau sering bicara.”

Sekonyong-konyong pegangan Leo pada eskrimnya melonggar. Tubuh pemuda itu mulai bergerak gelisah. Bahkan kini ia menumpukan kepala pada lutut kakinya.

“Leo dengarkan, aku belum selesai bicara,” protes Anna seraya menarik kemeja Leo agar pemuda itu tidak menunduk. Anna tahu bahwa Leo tengah malu saat ini. Namun rasa usilnya lebih besar daripada rasa kasihannya pada Leo.

“Aku juga baru menyadari satu hal.”

Kendati Leo tak kunjung mengangkat wajahnya—dan terkesan mengabaikan—Anna terus bicara.

“Kau tahu kenapa aku tidak mau mendengar kau bernyanyi sebelum aku latihan biola?”

Sejurus dengan perkataan Anna barusan, Leo kembali menegakkan tubuhnya. Maniknya berlabuh pada figur Anna karena sejujurnya pemuda itu juga penasaran. Mengapa gadis itu selalu menolak untuk menonton penampilannya bila ia akan berlatih biola keesokan harinya.

“Tidak, Ann.”

Gadis berkulit kuning langsat itu menghela napas sejenak. Lantas wajahnya menunjukkan mimik serius. Membuat Leo tidak menaruh curiga pada serentetan kalimat yang akan lolos dari bibir peachnya.

“Itu karena aku khawatir Ave Maria tidak lagi menjadi favoritku bila aku sering mendengar suara merdumu.”

Anna sudah dapat mengirakan bagaimana reaksi Leo selanjutnya. Pemuda itu kembali menunduk dengan tubuh yang bergerak tidak tenang. Rona merah telah mendominasi wajah Leo dan menjalar sampai telinga pemuda itu. Sungguh, Anna tidak tahan untuk tidak tertawa melihatnya. Namun tampaknya gadis itu harus meredam tawanya. Bahkan kini dwimaniknya membulat kala wajah Leo menengadah. Lantas kedua tangan pemuda itu mengunci kedua tangan Anna.

“Kim Anna, tolong hentikan.”

.

.

.

.

.

151115_07

fin

TUH KAN KAKKK LEO GA ASIK DIGOMBALIN ;_; (GAK KAYA JOSH YANG GOMBALNYA MAUT :”V)

INI KARENA ANNA DISURUH NGEGOMBALIN LEO SAMA KAK LY ALIAS KAK NARIN. KAKRINN TANGGUNG JAWAB OWE BIKIN ANAK ORANG ALERGI (RE : LEO IS ALERGIC TO COMPLIMENTS). PLIS INI GAGAL GOMBAL! KAKRINN TATYANA MAU KURSUS GOMBAALLL /PLAKKK/

 

 

 

25 thoughts on “[Ficlet] I Know

    1. KAKPRELL MAKASIHH BANGET UDAH KOMEN DI DUA TEMPAT KISSEU KISSEU BUAT KAKPRELLL :************************************************

  1. TYAAA… ITU PIKU LEO NYA BIKIN SALAH FOKUS.. DUH BABEH TUMBEN MAU POSE KEK GITU :”))
    Hahaha… jadi ini ceritanya leo digombalin terus ngegombalin balik ya? duh ga kebayang dengan tampang pokerface terus ngegombal.. :”))

    nais fik tyaa ❤ eh baidewei nama OC kita sama /hiks
    Sepertinya ku harus ganti nama OC :"))

    1. IYA KAKK EMANG BIKIN SALAH FOKUS :”””V
      BENER BANGETT KAK AKU JUGA KAGET LEO MAU DISURUH KAYA GITU WKWK
      bukannn kak ini Ann nya doang yang ngegombal :” bsc leo diem aja cem tembok
      bumi gonjang ganjing kali kak kalo leo ngegombal ;_;
      makasiiihhh kak Ekaaaa ❤
      eh yang bener kakk? emang nama OC kakak Anna???

      1. KENAPA SEKARANG LEO JADI SIKA BANGET GWIYOMI? WHY? WHY? GA KUAT LIATNYAA T.T

        tetep aja weh Leo ujung2nya mau gombal juga itu :3

        Sama2 tyaaa :*

  2. Kak tya~ rasanya pengen bawa pulang leo >\\<
    kekeke~ ini cewenya kaya balas dendam gitu gara-gara Leo gak bicara 😀

    Fiksi yang kece baeud kak :')) ❤

    1. jangaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaannnnnnnnnnnnnn plis jangan rebut abang leoku yang unyu unyu ituhh ;_;
      wkwkwk kamu tau aja sihh dreeii, abis leo diem aja cem tembok sih :”””V
      makasihhhh dreiii punya kamu mah yang lebih yahudd ❤

Song Review

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s