[Song for New Year] Our Birthday


images (3)

Songwriter : anonimjeon
Genre |Crime, Thriller, Dark, Friendship|
Duration |Ficlet, 17rated|
Stars |SEVENTEEN’S Ji Soo, BTS’ Taehyung|
.
Imaginary storyline from the prompt. No bash. No plagiarism. Thanks.
.
.

Di tengah keramaian ini, aku tak bisa berhenti melihat sosokmu. – by kryzelnut

Taehyung meringkuk di sudut ruangan gelap dan bau. Tubuhnya bergetar ketakutan. Setenang mungkin ia berusaha bernafas, mengatur besar suara yang mungkin bisa terdengar dari luar ruangan ini. Namun sayangnya kamar -oh tidak, lebih tepatnya gudang ini hanya terbuat dari papan tipis sehingga suara apapun dapat terdengar jelas dari luar.

 

Tap. Tap. Tap

 

Taehyung dengar suara langkah itu. Ia ingin menangis. Taehyung ingin keluar dari tempat ini tapi tak ada jendela atau apa pun yang bisa ia gunakan untuk kabur. Pun kakinya yang sudah tak bisa berjalan akibat tusukan pisau tadi. Langkah kaki itu semakin dekat dan tak lama kemudian pintu reyot itu terbuka perlahan.

 

“Kau di dalam, ya, Taehyung?”

 

Seketika Taehyung menahan nafasnya. Wajahnya pucat dan jantungnya nyaris meledak. Ji Soo datang, tidak, pemuda itu menemukannya.

 

Tak ada suara. Hanya derit pintu yang ditiup angin. Ji Soo membawa kue ulang tahun di tangannya, matanya menyapu tiap sudut ruangan sambil berjalan mencari sosok sahabatnya. Sampai ia menyadari bercak darah yang tertinggal di lantai dan menemukan sosok Taehyung yang memunggunginya.

 

“Taehyung, kakimu belum diobati?” Jemari lentiknya mengusap punggung Taehyung pelan-pelan. “Ah, aku rasa itu tak perlu.” Pemuda itu menaruh kuenya di lantai, tertulis ucapan selamat ulang tahun dan selamat tahun baru. Sangat mengerikan karena dihias dengan lumuran darah.

 

“Kemarilah, Taehyungku, kita harus merayakan ulang tahun kita.” Ia menggenggam bahu Taehyung dan memutar posisinya. “Ehm, juga tahun baru, kan?” Ji Soo menangkup wajah Taehyung yang sudah tidak berrona seperti kemarin. Pucat pasi.

 

“Pergilah, kumohon..” Taehyung merintih.

 

Ji Soo tidak menanggapi, malah sibuk mencari sesuatu disaku celananya. Pematik. “Nanti. Setelah kau membuat permohonan.” Katanya tegas tak ada lagi suara lembut disana. “Malam ini tepat pergantian tahun, kan? Bukankah kita beruntung karena lahir dihari yang sama?” Ji Soo mengangkat kuenya lagi kemudian memangkunya.

 

“A-apa yang kau lakukan?”

 

“Menyalakan lilin. Supaya kau bisa lihat betapa cantiknya kue ulang tahun kita. Aku sendiri yang menghiasnya. Kurasa tidak begitu buruk.” Ji Soo mulai menyalakan lilin, tak lama terlihat jelas oleh Taehyung bentuk kue yang mengerikan itu. Taehyung tahu cairan merah itu adalah darah. Setelah selesai ia menyodorkan kuenya di depan wajah Taehyung.

 

Tidak. Lebih tepatnya dibawah dagu Taehyung sampai kulit pemuda itu terbakar. Taehyung menjerit kepanasan. Tapi Ji Soo hanya tertawa hambar.

 

“Kau payah, Taehyung. Padahal aku berharap malam tahun baru ini akan seru seperti kemarin malam saat kau merayakan ulang tahun bersama siapa itu? Ahh, kekasihmu, ya?” Ji Soo berdiri. Ia memandang kue ditangannya, kemudian membantingnya ke tubuh Taehyung.

 

“Kau mau apa, Ji Soo? Kenapa kau begini?” Taehyung hampir menangis, suaranya benar-benar serak. Dan ia tak mampu melakukan perlawanan walaupun hanya berdiri.

 

Ji Soo menarik nafas dalam-dalam. Matanya nyalang penuh kebencian. “Memangnya salah kalau ada yang berubah padaku? Kita sedang menyambut tahun yang baru, Man. Kurasa wajar kalau aku begini. This is revolution, right?”

 

Taehyung tidak tahu apa yang membuat sahabat karibnya itu berubah menjadi begitu. Apa kesalahan yang ia lakukan pun Taehyung tidak tahu. Tapi ini sudah bukan Hong Ji Soo yang ia kenal sejak kecil. Ini bukan sahabatnya.

 

Taehyung meringis saat tangan Ji Soo menyapu rambutnya, ngeri. “Bagaimana pacarmu? Apa dia masih hidup?” Ji Soo mengulas senyuman yang paling menakutkan yang pernah Taehyung lihat. Pemuda ini benar-benar tidak dikenal. Ia bahkan menanyakan hal itu seakan tidak melakukan dosa apapun. Taehyung bersumpah Ji Soo sendiri yang telah menghabisi nyawa gadisnya, dan sekarang ia seolah tak tahu apapun.

 

Apa membunuh seseorang yang tidak salah apapun dan menusuk sahabatnya sendiri adalah sebuah perayaan tahun baru? Perubahan dari rusa mungil menjadi seorang iblis, apa itu yang dimaksud Ji Soo sebagai revolusi? Taehyung benar-benar tidak mengenalnya.

 

“Kau pasti penasaran kan kenapa aku seperti ini?” Ji Soo mengambil bangku kayu di dekat pintu. Ia mendudukan dirinya dan menyilangkan tangan di depan dada. “Aku ingin sepertimu, Tae. Hanya itu.” Ji Soo mengeluarkan lembaran foto dari saku jaketnya. Foto Taehyung. Ia menyalakan pematik dan tak lama foto-foto itu terbakar satu persatu. Ji Soo benar-benar membakar persahabatannya dengan Taehyung. Benar-benar memuakkan.

 

“Kemarin malam semua orang merayakan ulang tahun kita, kan? Aku sangat senang karena banyak yang datang ke acara yang kita buat. Ternyata sangat ramai sampai aku tidak menyadari sesuatu.” Ji Soo menggantung kalimatnya. Mengambil jeda sejenak.

 

“Kalau mereka hanya merayakannya untukmu, bukan aku. Mereka mengerumunimu dan memberikanmu selamat. Dan aku hanya jadi pelayan kalian.” Ji Soo berdecak.

 

“Tapi di tengah keramaian itu, aku tak bisa berhenti melihat sosokmu, Taehyung. Kau benar-benar mencuri perhatian sampai aku iri.” Jujur Ji Soo dengan wajah kecewa. “Bagaimana caranya mengambil perhatian mereka? Apa aku harus membunuhmu?”

 

Taehyung semakin pucat. Tanpa Ji Soo bunuh pun Taehyung sudah sekarat karena kehabisan darah. Tapi sayangnya Ji Soo ingin membunuh dengan tangannya sendiri dan tak akan membiarkan Taehyung mati seperti itu. Ia pun berjalan ke sudut ruangan yang lain, mengambil derigen minyak yang sudah ia siapkan kemarin malam. Tanpa buang-buang waktu Ji Soo segera menumpahkan minyak itu di sekujur badan Taehyung kemudian melemparkan pematiknya yang menyala.

 

Taehyung terbelalak dan berusaha bangkit. Tapi sial, kakinya benar-benar tak bergerak. Dan api itu semakin menjalar, membakar kain yang membalut tubuh Taehyung dengan cepat.

 

“Ji Soo! Tolong… kumohon! Panas!”

 

Ji Soo tersenyum puas saat Taehyung menjeritkam namanya. Memohon untuk diselamatkan. “Tidak sepanas neraka, Taehyungku, sayang.”

 

Taehyung metintih semakin kencang. Kulitnya benar-benar terbakar. Tapi Ji Soo malah meninggalkannya keluar sambil terus tertawa. Sebelum pintu tertutup Ji Soo menoleh,

 

“Selamat tahun baru, sahabatku.”

.
.
.
Fin.
2015.12.27 Challange Success!

*Habede buat Joshua dan V semoga semakin sukses ya sama karirnya/cium satu2*

Advertisements

15 thoughts on “[Song for New Year] Our Birthday

  1. AS.TA.GAAAAA -__- joshua ternista habis2an disini. Whew. Ka narin kudu baca nih
    Btw ini yg bikin ayu kan ya? Eh iya bukan sih? Hehe XD maapkeun klo salah

    Sebegitu irinya kah joshua sama taehyung? ._. Ya ampuuun sini aku aja yg perhatiin kamu biar ga iri lagi. *pukpuk joshua

    Kasian amat taehyung ._. Mau dibakar gtu. Jadi ketika org2 tahun baruan bakar jagung, joshua bakar taehyung /seketika dilempar ke jurang

    Btw, aku suka cara penyampaiannya 😀 ngga rumit tapi ttp ngalir.

    Keren lah buat idenyaa XD

    1. Iya kak ini ayuu^^
      Kan biar ngga mainstream kak jadi
      bakar taehyung ajaaa~

      Thanks kak thanksss♡♡

  2. Hadeh… Si Jisoo jahat banget… 😒
    Satu pertanyaan yang terlintas di otakku saat baca ini, emang si Joshua sama V samaan lahirnya??? Hahaha maklumlah aku nggak seberapa suka BTS /apa ini?? Kenapa aku malah curhat???/
    Okai deh, aku suka jalan ceritanya, menegangkan juga… Fighting yaw… 😊

  3. YATUHAN APA INI MASYAALLAH JISOOKU ((Jisooku)) ((Jisooku)) DINISTAKAN HUEEE ;;

    Sumpah lha rada susah bayangin mas Josh yang esemannya kebangetan itu jadi bengis kek gitu hehew apa gak kebalik(?) /plak XD dua-duanya bias dan dibikin nista is so adorb /g ((bikos w orangnya juga suka bikin bias menderita)) LOL

    Narasinya asique lah, gak bikin bosen. Plus diksi juga epik (( pls bahasa lu!)) Maapkeun komen penuh spam ini bikos w gapandai kasih review :’v keep writing yo~

  4. ko serem si jisoo jadi gini😂 kan biasanya jadi nak baeq

    uhuhuw aku suka cara nyampein alurnya, ga pake bahasa belibet tapi enak gitu :’)))

    sementara yang lain bakar jagung si jisoo bakar taehyung AHAHAHAH ((gaaaa))😂

    idenya luph luph luph💕

    1. Thaaannkkkkss dear muaaah tapi joshua tetep anak baik kok

      Iya kan biar ga manstream bakar taehyung..

  5. Ngebayangin jisoo sekejam ini tapi mukanya tetep cute HAHAHA /dibakar author idup2
    Alurnya sukaaa bgt, tapi ada sedikit typo yg sebenernya ga ganggu sih xD /abaikan
    Nice fic kak ^^

    1. Iyaaaa josua emang kyot kokk. Oh typo ya? Sengaja kok/alesan/dibakar jiso
      Thanks sudah review:*

  6. Anjay yu, keren gilak atuhlah Jisoo sumpah ya kalo mau bakar Tae fey diajakin bisa kali..kan seru..hihi
    Alurnya kecelah ini buat opening/? song for new year /applause/

    1. Anjay fey ya kali mau bakar orang bilang2 dulu-,-
      Thankseu thankseu
      Btw aku aja gatau ini jd opening wkwkwkw

  7. ANNNJREEETTTT AYUUU KAMU MEMBUAT TAEHYUNGKU TERSIKSA AKU MAU NANGIIIISSSSSS :”(
    Astagaaaa… astagaaa…akoohhh-
    Kebayang mukanya Jisoo(s) yang kayak malaikat tetiba jadi psikopat yang nyalain lilin di bawah muka Taehyung astaga aku beneran nggak kebayang > <
    Kamu keren!!
    Aku entah gimana kalau bikin genre gini, bukan spesialisasi aku banget pastinya. Hahaha.
    Untuk pembuka project, menurutku ini WARRBYASAAAAKKK!!! xDD

  8. Galau itu baca ginian ketika hati suka bgt sama tokoh2 psikopat eh tapi hati juga suka bgt sama yg namanya Kim Taehyung :”)

    Kereen :3 Padahal Jisoo adem2 gitu bukan si orangnya? :”) Dan alesannya jd kek begitu jg whoaa sedih kesian bgt :”( Sini Jisoo sama aku aja asal akunya gak dibakar2 mah gpp ❤

    Nice author hihihi~ :3

Song Review

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s