[Song For New Year] Babe, it should be, Oh


Babe, it should be 'Oh'

 

Babe, it should be ‘Oh’

| Babe, it should be ‘Oh’ | storyline by iniaran | PG | Oh Sehun, OC, Park Chanyeol | Romance, Fluff | Ficlet kata | New Year Challenge |
Disclaimer : dalam rangka fanfiction Jukebox’s 3rd event : new year challenge. Hanya fiksi semata. Inspirasi dari mana-mana—datang dari Tuhan.

“2015 telah terlampaui, tapi resolusi 2016-ku tak juga berganti.” –by authumnder


Oh Sehun sebenarnya ingin sekali bisa pergi ke acara wisuda Alea. Ia ingin melihat secara langsung kekasihnya itu memakai toga, melihatnya tersenyum haru sambil menyeka air matanya dengan hati-hati karena khawatir akan merusak riasan wajahnya, juga mendengarkan pidatonya di depan seluruh mahasiswa. Yah, jika saja Oh Sehun bisa.

 
Tapi kurasa, Oh Sehun cukup beruntung. Ia masih bisa menyaksikan proses wisuda Alea, walaupun dengan sedikit usaha keras. Kakak Alea, Park Chanyeol, dengan baik hati membuatkan sebuah ‘live streaming‘ untuk Sehun agar bisa melihat proses wisuda Alea. Meskipun, Sehun harus melewatkan beberapa bagian—sebagian besar— karena jam istirahat makan siangnya sudah habis dan ia harus kembali memeriksa pasien.

 
“Jadi, Alea, bagaimana rasanya berpidato di depan begitu banyak mahasiswa?” tanya Sehun.

 
Alea menggumam. “Aku sama sekali tidak gugup. Itu karena kau tidak mengawasiku di sana,” jawab Alea. Sehun menganggap jawaban itu sebagai sindiran.

 
“Alea…” Sehun mengucapkannga dengan nada penuh makna.

 
“Kenapa kita tidak pergi ke pesta wisudaku saja? Kau malah menjebakku di festival akhir tahun yang begitu penuh sesak,” ujar Alea dengan nada kesal namun air mukanya tidak begitu. “Dan pada akhirnya malah mengungsi ke taman bermain. Lebih herannya lagi ternyata taman bermain kota tidak sunyi senyap seperti yang kubayangkan,” lanjutnya dengan nada lebih kesal.

 
“Ini, kan, akhir tahun,” gumam Sehun.

 
“Aku tahu,” sahut Alea ketus.

 
Sehun menghela nafas kecil. “Sewaktu wisudamu berlangsung, Chanyeol membuat video call denganku. Aku sempat melihatmu selama beberapa saat, tapi aku tidak bisa melihat saat kau memberikan pidato karena jam istirahatku sudah habis.” Sehun menjelaskan pada Alea. “Jadi, apa aku dimaafkan?”

 
Oh Sehun bodoh!

 
Alea ingin sekali meneriakkan kalimat itu tepat di depan wajah Sehun. Sehun sama sekali tidak perlu meminta maaf kepadanya. Sejak awal memang Alea yang kekanakkan karena terlalu berharap—atau lebih tepatnya memaksa— Sehun bisa datang ke acara wisudanya.
Ia merutuki Sehun di dalam hati. Benar-benar pria yang tidak peka. Ia justru membuat Alea merasa sangat bersalah sekarang. Sejak awal Sehun tahu kalau masalah ini hanya akibat dari sifat kekanak-kekanakkan Alea, tapi Sehun malah ikut dalam permainan Alea, bukannya memberi penjelasan pada Alea bahwa ia sudah melewati batas. Alea terus menggigit bibir bawahnya. Lalu tiba-tiba, ada banyak kembang api di langit.

 
“Sudah tahun 2016?” tanya Alea dengan polosnya, sukses memecah atmosfer aneh di antara mereka berdua.

 
Oh Sehun tertawa melihat ekspresi Alea.

 
“Kenapa tertawamu puas sekali? Aku fikir sekarang baru jam 10 malam,” protes Alea.

 
Sehun berusaha menghentikan tawanya, “Tunggu sebentar, ya?” Sehun berlari ke arah tempat parkir, lalu beberapa saat kemudian ia kembali dengan sebuah tas kertas di tangan.

 
“Apa itu? Hadiah wisudaku?” tanya Alea.

 
Sehun terkekeh, “Salah satunya.” ia mengeluarkan barang dari tas itu.

 
“Oh, kembang api!” pekik Alea. Ia berniat mengambil salah satu kembang api di dalam tas, namun Sehun dengan sengaja menjauhkan tas itu dari jangkauan Alea, sukses membuat wajah Alea berkerut-kerut.

 
“Apa aku dimaafkan?” tanya Sehun dengan nada serius.

 
Alea mengehela nafas, “Kau seharusnya tidak perlu minta maaf. Aku yang harusnya minta maaf. Maafkan aku. Sehun-ah,” ujar Alea dengan lembut. Sehun tak bisa menjelaskan bagaimana rasanya perasaan hangat yang tiba-tiba memenuhi hatinya. Sehun memberikan sebuah kembang api pada Alea, lalu ia dan Alea menyalakan kembang api mereka masing-masing.

 
Alea sangat menyukai kembang api. Sehun yang semula tidak suka lama-kelaman mulai terbiasa karena Alea—dan sekarang malah sangat menyukainya.

 
“Sehun-ah, apa yang kau inginkan di tahun ini? Apa ada sesuatu yang belum terwujud di tahun 2015?” tanya Alea.

 
Pertanyaan itu terlontar saat kembang api yang ada di tangan Sehun sudah habis. “Ada sesuatu yang belum terwujud sejak tahun lalu, dan aku akan memastikan kalau hal itu akan terwujud di tahun ini.” ujar Sehun dengan senyum simpul.

 
“Beri tahu aku.”

 
Sehun terdiam sebentar, “Aku akan mengubah margamu, dari Park menjadi Oh.” Sehun mengambil sesuatu dari kantong jaketnya, tentu saja Alea sudah tahu benda apa itu. Sebuah kotak cincin.

 

Fin.

Advertisements

26 thoughts on “[Song For New Year] Babe, it should be, Oh

  1. “MENGUBAH MARGAMU” E E EH
    MAU JUGA DONG MZ 😉
    Aku suka bahasa kamu!!! Santai, tapi penuh makna. Terus-terus bagian live streamingnya huhuhu bisa ga sih aku jadi Alea aja sekarang???? tapi kalo di real life ini bakal asyik banget ga sih dilamar sehabis wisuda HUHUHU PENGEN (lah masuk kuliah aja belom nyet) xD
    nice fic, authornim! keep writing ❤

    1. Halooo, Autumnder \(^^)
      :” aku malah nggak yakin kalau ini penuh makna. Hihihi, siapa tahu pas abis wisuda nanti dilamar beneran #eh.
      Makasih ya 😂 kamu juga, keep writing!

  2. Aih mau juga dong ainq doubah marganya jadi Oh XD Sehun bisa aja deh itu bikin anak orang melting ;; Suka lah sama ficnya, keep writing ya 😉

  3. Mau laaah dilamar abis wisudaa ♡ Hun, aku wisuda awal 2018 kok. Tunggu ya /kedip-kedip genit/

    Aku sukaa eey pembawannya laf banget lah ini momennya juga ❤

  4. DAAAMMMNN!!!! XD

    Abis wisuda + kembang api + festival tahun baru + ditemenin cowok ganteng + cowok gantengnya ngelamar = pingsan

    Yap.
    Kombinasi sempurna buat bikin cewek klepek klepek XD XD XD

    Aahhh, seru laah FF nyaa aku sukaa oh sehuuuun ❤ /?

    1. Halo Haruhi (^Δ^)/
      (tiba-tiba inget anime ouran high school—malah ngaco)
      Jujur aku takut malah jadi terlalu mainstream, tapi ya, aku juga setuju. Kalo aku jadi Alea udah klepek klepek 😆
      Anyway makasih Haruhi 😄

  5. HUHUHU SO SWEET ;____; mau juga dong dilamar Junmen kayak gitu- NGA. Serius deh, awalnya aku pikir ini kayak fluff-romance-comedy ala-ala college-life ternyata endingnya ngelamar :”) chu banget lah pokoknya. Bahasanya juga santai but tetep rapih. Keep writing, anyway! ❤

    1. Hai Kryzelnut (^^)/
      Eheheh, iya, awalnya bingung jalan ceritanya mau kayak gimana kalau intinya orang mau ngelamar. Eh tiba tiba dapet pencerahan : ala ala college life. Jadilah macam cerita di atas 😀
      makasih ya 🙂 Kamu juga, fighting and keep writing~~

  6. AAAWWWW INI SO SWEET BANGET UWOO~~
    mau juga dong dilamar pas taun baru :”3 uhh~ ngubah marga ya? tersirat banget tuh lamarnya waks xD
    aku suka sama gaya penulisannya yang sederhana tapi ngena gitu ^^
    keep nulis ya~~

    1. Halo kimminjung00 \(^^)
      Dilamar pas tahun baru(apalagi sama Sehun) hebohnya ngalahin pesta kembang api ya :” Sehun sukanya kode kodean gitu, makanya pake ala ala ‘ngubah marga’ 😀
      duhhh aku terhura deh, makasih yaa 🙂 kamu juga, keep writing

      1. panggil imel aja ^^ aku dari 00line hehe 😀 salam kenal ya~~`
        iya duh :” rasanya pesta kembang api itu gaada apa-apanya :” waks XD
        sama-sama ^^ yap!

Song Review

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s