[Freelance] My Hero (Part 1/2 – Twoshots)


cats1

Songwriter : Bubblepop

Artist : Jeon Jungkook | OC

Featuring : Min Yoongi | Krystal Jung

Genre : Sad, Hurt, Romance, School Life

Duration : Twoshoot

Rating : G
———————————————————

[♥] : FF ini PURE MINE. FF ini juga tidak bertujuan

Untuk melecehkan para Cast disini.

Happy Reading!!

———————————————————

Seorang gadis kecil berlari tergopoh gopoh , tak sedikit luka gores ataupun memar diseluruh tubuhnya . Melewati semak semak berduri , dan jalanan berbatu yang hampir membuatnya tersandung .

Disaat ia benar benar kelelahan , ia tak tau harus berbuat apa pada 3 anjing liar yang mengitarinya dan siap menerkamnya .

” Mommy !! daddy~ hiks .. mommy !! daddy !! ” , gadis kecil itu hanya meraung memanggil kedua orang tuanya disertai isakan . Anjing-anjing liar itu siap menerkamnya ,

” grrr !! ” , mendengarnya gadis kecil hanya dapat menundukkan kepalanya dengan jeritan memohon . Saat dirasa geraman anjing anjing itu telah tak terdengar , gadis kecil yang ketakutan membuka matanya . Ia melihat seorang anak lelaki didepannya , membawa beberapa ranting kayu dan mengibasnya pada 3 anjing liar itu .

Anjing itu tidak melawan , mereka lari . Anak lelaki yang hanya lebih tua satu tahun dari gadis kecil itu menoleh , dan membantunya berdiri . Untuk menghiburnya anak lelaki itu memberikan sebuah permen yang terbungkus plastik bergaris penuh warna .

Gadis kecil itu tampak ragu , tapi setelah menatap senyuman anak lelaki . Gadis kecil mengambil permen itu dan membalas senyumannya .

” kau adalah pahlawanku .. “

———————————————————

Jungkook ( 2 – 2 )

Aku benci mengakuinya , akan sangat memalukan memang . Aku menyukai Adik kelasku, Minchan.

” Kenapa tidak kau nyatakan saja !? kau kan lelaki ! “, baiklah ucapan itu telah banyak kudengar dari teman sebangkuku . Aku akan mengungkapkannya sampai Minchan berhenti menceritakan tentang Min Yoongi , teman sekelasku yang menjadi idola pada gadis disekolah .
Siapa yang tidak mengenalnya , ia seorang yang memiliki karisma serta cerdas di segala bidang . Tapi aku ikut senang saat ia sangat bersemangat bercerita tentangnya .

” Kookie Sunbaenim !! ” , Seperti biasa saat jam istirahat Minchan akan datang kekelasku .
” coba tebak !! coba tebak !! ” , Aku menghela nafas sejenak , lalu tersenyum . ” Yoongi -huh ? ” , wajahnya mulai menghambur dengan warna merah .
” Ia menemukan coklat yang kuberi dilokernya !! ” , Kembali aku tersenyum setiap mendengarkan ceritanya .
” oh ya ? lalu ? ” ,
” Ia mengambilnya dan memasukkan kedalam tasnya !! ” soraknya bersemangat .

” Minchan-a !! ” , gadis half korean menoleh mendapati beberapa teman perempuannya yang menunggu dibalik pintu kelas .
” Baik aku akan segera kesana ” balas Minchan sembari melambaikan tangannya , ia menoleh kearahku lalu tersenyum lebar . ” aku pergi dulu ! ” ia melambai sebelum akhirnya bergabung dengan teman temannya dan pergi .

Aku akan ikut senang saat ia senang .. Aku telah berjanji pada diriku sendiri , agar tidak membuatnya sedih apalagi menangis ..

Kutengok dari suara pintu yang berdecit terbuka . Yoongi dengan beberapa siswa siswi populer disekolah , masuk kedalam kelas . Mereka saling bercengkrama dibangkunya .
Setelah beberapa teman temannya pergi , Aku menghampiri bangkunya . Walaupun ia terkenal disekolah , tapi ia sosok yang baik dan rendah hati . Tidak salah jika Minchan menyukainya.

” hei , Yoongi ” panggilku yang kebetulan lumayan akrab dengannya .
” oh , Jungkook ? ” , Ia menoleh dan menatapku dengan tatapan lembutnya . Kini kedua tanganku bertopang pada mejanya .
” kau tahu ? salah satu temanku adalah penggemarmu ” , Yoongi terkekeh , ” siapa itu ? ” tanyanya .
” Park Minchan , dari kelas 1 – 3 ,
Kau akan tertarik dengannya , ia orang yang aktif , lucu tapi agak cerewet .. ” sudut bibirku terangkat ketika kata ‘ cerewet ‘ keluar dari mulutku .
” ia yang selalu menaruh coklat buatannya ke dalam lokermu ” lanjutku .
” coklat buatannya lumayan enak dari coklat-coklat yang gadis lain berikan ,.. ”
” benarkah ? kufikir ia akan senang mendengarnya langsung darimu ” , saat kutatap wajahnya , ia seakan berfikir , mungkin tertarik dengan Minchan .

Baiklah .. mungkin ini awal yang menyakitkan ..

~~~~

Minchan ( 1 – 3 )

” Minchan-ie !! Mianhae kami tidak dapat menunggumu hari ini , aku harus menunggu ibu ku dirumah sakit ”
” ya , aku juga harus menjaga toko bibi ku ” , Aku menggeleng , mengerti akan kondisi teman temanku .
” tidak apa apa , masih ada yang lain .. ” balasku tak lupa dengan senyum semanis mungkin .
” baiklah .. daahh !! ” , aku membalas lambaian mereka . huh baiklah aku akan pulang sendiri , gerutuku dalam hati .
Jungkook Sunbaenim , apa sudah pulang ya ? uh aku lupa .. ia pasti sudah pulang 10 menit yang lalu , batinku , diakhiri desahan .

” tolong bersihkan papan tulis ya ” pinta sang ketua kelas, Suzy . ” ya ” ..
Setelah aku selesai dengan tugas piketku hari ini , aku berdiri sejenak didepan pintu kelasku yang telah tertutup , Seluruh siswa sudah pulang . Baiklah mungkin diperjalanan pulang nanti aku bisa membeli soda , hiburku .
Saat berjalan menyusuri koridor sekolah , seseorang dengan seragam yang begitu rapih berdiri didepanku . Saat aku mendongak , oh tidak ! seakan diriku mau meledak , wajah Yoongi Sunbaenim ! ada didepan mataku !!

” m-mianhae ” aku sesegera mungkin memundurkan langkahku menunduk meminta maaf berulang kali .
” tidak perlu meminta maaf , kau tak memiliki salah apapun padaku ” ucapnya ramah .
” Park Minchan ? benar ? ” , aku kembali mendongak , dengan wajah memerah sepertinya . Bagaimana ia tahu namaku !? , fikirku .
” y-ya ”
” ternyata lebih manis dari yang coklat yang kau beri ” ,
apa ini ? kenapa ia bisa tahu , aku , coklat !?? , aku mulai salah tingkah .
” h-aha .. a-apa bb-benar !? h..-ha ” , Yoongi Sunbaenim tersenyum kepadaku , senyumanya begitu manis .. mimpi apa aku semalam !?

” boleh kupanggil Minnie ? ” ,
” b-b-boleh ” ,
Kini aku mematung didepannya , aku tak tahu apa yang harus kulakukan atau kukatakan .
” mau pulang bersama? , kulihat kau sendirian ” ajaknya yang hampir membuat jantungku berhenti berdetak .
” y-ya ” ~

Baiklah ini mimpi terindah dalam hidupku !? bagaimana bisa !?

~~~~~

Yoongi ( 2 – 2 )

Setelah lama aku mengenalnya , kufikir ia orang yang sangat menarik . Sosok yang ceria dan aktif , seperti yang Jungkook bilang . Minchan , aku akan sangat tertarik jika mengenalmu lebih dalam lagi . Aku bahkan telah menyuruhnya memanggilku oppa.
” hei Minnie , ”
” hmm ? ada apa ? ” tanyanya dengan wajah polos yang menggemaskan , ia kembali menyeruput jus jeruk yang berada digenggamannya .
” Sudah berapa lama aku mengenalmu ? ” ,
gadis itu menghitung dengan jari mungilnya , lalu menatap ku dengan bola mata bulat besarnya .
” mungkin 2 – 3 bulan ? ada apa ? ” , Aku mendekatkan posisi dudukku padanya . menatap wajahnya lekat , terlihat jelas ia gugup .

” Y-yoongi oppa ? ” , Aku berhenti ditelinga kirinya , membisikkan sesuatu yang kutahu akan berakibat masalah jika seseorang mengetahuinya .

” apa !!? ”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Jungkook memandang langit langit kamarnya , melintas wajah manis Minchan saat tersenyum dikepalanya . Ada rasa rindu saat mereka dulu sering bermain bersama . Setelah Minchan mengenal Yoongi , Minchan menjadi semakin jauh darinya . Ia hanya menyimpan rasa sakitnya , untuk dirinya sendiri .. Yang ada difikiran Jungkook adalah ,

” aku tidak boleh egois ”

Bahkan hatinya semakin sesak , saat melihat sebuah pesan tertera dilayar handphone nya . Bahkan ia tetap tersenyum mebacanya , ia senang akhirnya Minchan bisa menggapai mimpinya dengan Yoongi . Mungkin karena terlalu senangnya , atau malah sakitnya . Jungkook dapat merasakan lelehan air mata mengalir dipipi nya .

” Kookie sunbae-nim!! , kau tak akan percaya .. Yoongi Oppa sekarang adalah pacarku !! 😀 😀 ”

dengan jemari yang mulai bergetar , memaksakan untuk menekan tombol tombol dihandphone nya .

” jinjja? chukkae .. Kuharap hubungan kalian lancar hingga kelulusan nanti ~ ^ u ^ ”

Jungkook berusaha memasukkan fikiran fikiran positif kedalam kepalanya . ‘ tenang saja , Minchan akan baik baik saja .. ia akan bahagia , seharusnya itu yang kurasakan juga ‘ , tenggorokannya seakan tercekat , hingga isakan yang terdengar dari mulutnya .

” Aku baik baik saja .. !! ” , desaknya pada diri sendiri , menjadikan bantal besar disampingnya sebagai tempatnya menumpahkan setiap air mata yang jatuh .

‘ ayolah .. Minchan akan menertawaiku , jika aku terus menangis seperti ini ‘

Memori memori itu berputar dikepalanya , bagaimana ia pertama bertemu Minchan disebuah taman , waktu itu Minchan masih kecil dan selalu bergantung padanya . Ia telah menganggap Minchan adalah adiknya ..

Ia menyayangi Minchan ..

Tapi , sepertinya ia harus melepaskannya ,.. bahkan Minchan telah menjauh darinya .. ia hanya tidak ingin Minchan pergi ..

Ia ingin terus membuatnya bahagia ..

‘ Dan disaat kini ia bahagia , kenapa aku tidak dapat ikut merasakannya ? ‘

to be continued ~

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Annyeong~~~

Junior Fanfict Author imnida~~

FF ini udah pernah aku publish di wp pribadi aku ^^

Jangan lupa Comment dan Likenya ya^^ Gomawo~!

    Bubblepop

Advertisements

Song Review

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s