[Ficlet] Dancing on The Glass


Dancing on The Glass

|KenTory|

by tyavi

VIXX Ken as Prince Christopher and OC’s Tory as Cinderella

Romance, Fluff, Fantasy, AU | Ficlet | G

Summary :

Apakah tuan Putri kehilangan sepatu kacanya?

.

.

.

Terduduk lesu dengan gaun berenda yang telah semrawut, Cinderella tak bisa menyembunyikan ekspresi lelah dari paras jelitanya. Tanggannya pegal, tungkainya pegal, leher dan kepalanya juga sakit karena harus dibebani tiga buah buku tebal. Cinderella tidak menyangka kalau berlatih dansa bisa sangat semerepotkan ini. Pun ditambah telinganya harus mendengar bentakan demi bentakan sang pelatih tari yang tak juga berhenti mengayunkan tongkat setipis spaghettinya. Dan puncaknya, sebuah kejadian yang menyebabkan Cinderella terkulai jatuh di lantai pun tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Cinderella, seorang puteri sekaligus istri pangeran Christopher baru saja mematahkan hak sepatu tingginya.

Betapa memalukan hal tersebut untuk diingat. Mungkin pula martabat Cinderella sudah jatuh sampai si pelatih akan berbicara ke seluruh penjuru istana bahwa sang Putri tidak pantas menjadi pendamping Pangeran.

Pintu kayu setinggi empat kaki di ruang ballroom berdecit halus, terbuka perlahan dan menampilkan sosok rupawan yang selalu berhasil menawan hati sang Putri. Si pangeran menyambutnya dengan lengkungan kurva, menyebabkan sebuah rona tercipta di kedua pipi Cinderella.

“Christopher!” ia berseru kelewat semangat. Seakan kedatangan Christopher, suaminya, membuat seluruh bebannya terangkat.

“Apakah tuan Putri kehilangan sepatu kacanya?” Langkah demi langkah terajut mendekat pada Cinderella yang kini mencoba berdiri kendati hanya mampu bertumpu lutut.

“Tidak, aku merusaknya.” Bibir pink Cinderella mengerucut, menunjuk pada sepasang sepatu yang dilemparkannya ke sudut.

“Kalau begitu, biar aku yang menggantikan sepatu kacamu, Tory.” Dengan satu tarikan, tubuh mungil Cinderella terangkat, menjejakkan kaki di atas sepatu Christopher sehingga mereka saling berhadapan.

“Berhenti memanggilku Tory.”

Cinderella tidak suka acap kali Christopher memanggilnya demikian. Kendati menurut penuturan Christopher, Tory diambil dari penggalan frasa Victory, yang juga berarti kemenangan.

“Kenapa? Nama kita jadi terdengar mirip, Tory and Topher,” jawabnya sembari mengayunkan kedua kaki mereka. Menciptakan ritme yang mulai dinikmati keduanya.

Melingkarkan sebelah lengannya di leher Christopher, tungkai jenjang Cinderella mengayun di udara seiring Christopher yang mulai mengangkat tubuhnya. Ia bersuara. “Itu tidak lucu, Chris.”

“Chris?” Ia menurunkan tubuh Cinderella. Mendekap pinggang wanitanya erat dan menghentikan gerakan dansa mereka.

“Kenapa? Kau tidak suka kupanggil demikian?”

Sekarang kedua telapak tangan Christopher menangkup paras perempuan pilihannya. Mendekatkan kedua kening mereka seraya menyelami iris biru Cinderella. “Tidak, aku suka apapun panggilan yang kau berikan. Aku suka setiap kata yang kau latunkan.”

.

Cinderella tahu, dansa memang menyenangkan

jikalau bersama Christopher ia lakukan.

.

fin.

  1. Maafkan atas ketidak-nyambungan judul dan cerita
  2. Maaf atas kepeaan Ken yang masih membekas meski udah jadi Christopher
  3. Maaf aku juga bingung kenapa Tory as Cinderella, kan kaga ada yang tahu wajah Tory ya wkwkwk
  4. Sebenernya kalau ada yang udah nonton Cinderella II, ini di ambil dari salah satu scenenya.
  5. Ini kedua kalinya tyavi bikin FF fantasy
  6. Maapkan segala kekurangan karena fiksi ini dibuat dalam waktu tiga puluh menit
  7. Mind to drop some review?

 

Advertisements

4 thoughts on “[Ficlet] Dancing on The Glass

Song Review

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s