[Ficlet] The Black Riding Hood and The Golden Wolf


black hood

THE BLACK RIDING HOOD AND THE GOLDEN WOLF

 

an absurd fanfic by narinputri

with cast : [SEVENTEEN] Joshua and [Twice] Mina genre : AU, fantasy, a bit mystery rating : PG length : ficlet

 

 

“Hal yang kau kira itu baik, belum tentu seperti itu.”

 

==000==

 

Jika kalian sering mendengarkan dongeng tentang Gadis Bertudung Merah. Pasti tahu tentang serigala yang berusaha untuk memangsa sang gadis bertudung merah itu. Kisah yang sederhana memang, tapi itu membuat kami begitu ketakutan dan akhirnya memutuskan untuk membasmi kaum serigala yang berkeliaran di lingkungan kami.

“Joshua! Hari ini kita berburu lagi! Siapkan peralatanmu!” seru kepala desa padaku.

Oh, aku lupa memberitahu. Di desa kami memang terkenal akan pemburu serigalanya semenjak seratus tahun yang lalu. Dan aku menjadi salah satu anggota termuda dari kelompok pemburu serigala tersebut.

Kalian pasti paham perasaan seorang kakak, yang dengan mata kepalanya sendiri melihat adik perempuannya dimangsa oleh seekor serigala berbulu emas dengan mata semerah darah, ketika sedang bermain di hutan.

“Joshua! Cepat! Kita akan segera berangkat!” suara kepala desa sekaligus pemimpin kelompok menyadarkan lamunanku.

Segera kukemasi peralatan perburuanku kemudian menyelimuti seluruh tubuhku dengan jubah hitam dan menuju balai desa. Setibanya di balai desa, kulihat ekspresi wajah ibu yang sama sekali tak menunjukan senyum hangat seperti dulu. Efek kematian Fay begitu mendalam baginya dan memutuskan bergabung menjadi pemburu sama sepertiku.

Kelompok kami memulai perburuannya. Jika salah satu di antara kami melihat seekor serigala, menggunakan telepati adalah salah satu cara berkomukasi agar dapat melacak di mana ia berada.

Ketahuilah, serigala yang kami buru bukanlah serigala biasa. Bukan sosok binatang yang tubuh raksasa atau taring tajam dan berlendir. Bukan pula sosok serigala pada umumnya. Sulit menjelaskannya, karena terkadang mereka mampu membaur dengan alam. Menjadi angin berhembus lembut dan seketika mencabik tubuh kami. Atau menjadi pepohonan, bunga-bunga dan bebatuan yang diam-diam mendengarkan semua ucapan kami.

Karena itu, kami bersembunyi di balik jubah hitam dan hanya berburu pada malam hari.

Mulailah kami berpencar sesuai perintah pemimpin kelompok. Karena pada dasarnya aku lebih suka berburu seorang diri, jadi aku tidak membutuhkan pendamping ataupun teman dalam perburuanku.

Hanya perasaanku saja atau entah, tapi malam ini cukup tenang, tidak seperti biasa yang mencekam dan dingin. Bulan terlihat begitu besar seraya terlihat begitu terang di kedua mataku, walaupun malam ini bukanlah purnama kelima belas. Hanya saja bintang-bintang tak menunjukan eksistensinya malam itu.

Kupandangi bulan tersebut sembari duduk pada batu yang cukup besar. Ada suatu perasaan aneh kala itu. Seolah bulan itu memintaku untuk terus memandanginya, dan ikut dengannya menuju angkasa yang luas.

“Bulan yang indah.”

Sebuah suara mengagetkanku dan segera mengarakan revolver bertimah perak milikku ke sumber suara. Kulihat sosok gadis yang juga mengenakan jubah hitam tersenyum padaku. Ia membuka tudung jubahnya, nampak semakin jelas paras ayunya dengan surai kemerahan dan iris serupa merah darah. Tapi, aku tak pernah melihat gadis itu dalam rombongan kami.

“Namaku Mina. Aku hanya heran, kenapa ada orang setampan dirimu, mau berada di dalam hutan yang menyeramkan ini. Belum lagi, hutan ini juga penuh dengan makhluk aneh dan buas. Salah satunya serigala.”

Aku tersenyum miring mendengar ucapan gadis bernama Mina itu.

“Karena memang tugas kami untuk berpatroli pada malam hari.”

“Dan menyembunyikan diri di balik jubah hitam? Yah, aku sudah sering mendengarnya dari orang-orang,” tambahnya.

Lantas, ia duduk di sampingku dan menyibakkan surainya perlahan. Indera penciumanku menghirup aroma dupa yang lembut namun tak menyengat dan menenangkan. Gadis ini pasti bukan dari kalangan manusia ataupun serigala. Aku berjaga-jaga dari sosok yang saat ini duduk di sampingku. Barangkali ia akan menyerangku tiba-tiba.

“Kau perlu tahu tentang kelompok pemburu Tudung Hitam tempat kau bekerja di dalamnya.”

Dahiku berkerut, tak mengerti maksud ucapan Mina.

“Dahulu, ada sebuah tumbuhan bernama mandragora yang tumbuh subur di hutan ini. Sebelum para manusia datang dan mengambil semua tumbuhan itu secara serakah. Mereka menggunakan tumbuhan itu seratus tahun yang lalu hingga saat ini.”

Tatapan mata Mina kepadaku terasa menusuk dan kedua iris merahnya terlihat menyala di antara gelapnya malam.

“Akibat halusinasi dari tumbuhan yang mereka konsumsi selama itu. Mereka menyalahkan alam yang selama ini hanya diam dan memperhatikan tingkah laku mereka,” imbuhnya lalu berdiri dan berjalan meninggalkanku.

“Hal yang kau kira itu baik, belum tentu seperti itu.”

Tiba-tiba saja, sosok Mina berubah menjadi seekor serigala dengan bulu berwarna keemasan dan menoleh memandangku dengan mata merahnya.

Dia… serigala yang telah membunuh adikku! Dengan cepat, kuarahkan revolver kepadanya.

“Joshua, satu hal yang harus kau ketahui tentang serigala yang ada di hutan ini.”

Tiba-tiba saja aku mendengar suara Mina dari serigala berbulu emas tersebut.

“Mereka tak pernah ada di hutan ini. Karena sesungguhnya, hutan ini telah mati sejak ratusan tahun lalu. Dan, sebenarnya, bukan akulah yang membunuh adikmu. Karena kaum kami tak pernah membunuh manusia sama sekali.”

Bulu kudukku seketika berdiri ketika serigala itu mengucapkan kalimat terakhirnya.

“Seorang wanita yang kau sebut ‘ibu’ itu, yang membunuh adikmu dengan mengubah bentuknya menjadi manusia serigala. Dan kini, ia berada di belakangmu, sekarang.”

 

-fin-

 

a/n : Au ah aku nulis apaan saking ga ada ide =____=

yaudade silahkan tebak sendiri jalan ceritanya wkwkwkwk

And welcome Joshua-Mina~~

 

Mind to leave reviews and comments?

Advertisements

4 thoughts on “[Ficlet] The Black Riding Hood and The Golden Wolf

  1. Dududududududududuh. Sequel plisss!!!!!!!!!!
    Endingnya gantung banget 😭
    Sudah kuduga sih dari awal mina itu pasti serigala… tapi ibunya joshua juga…. serigala………..
    Trus kenapa dia ikut ikutan jadi pemburu kalo dia sendiri serigala?? Hmzz

    1. Wehehehe kalo buat sequel kurang tau juga nih…
      Soalnya emang ga ada ide buat ngelanjutin wehehehe

      Makasih udah baca dan komen ❤

  2. KAK NARIN, KAK NARIN INI KEREN GEWLAA ;;-;;

    Dari awal, aku udah ngira Mina itu serigala, tapi ini yawlah endingnya gantung banget T–T btw ‘bulu’-nya mina ini emas keperakan bukan, sih? Soalnya pertama bulu keperakan, tapi di yang kedua bulu emas. Tapi aku ngerti ama yang Mina ucapin, kok XD maafkan komen aneh dari diriku ini, kak. Ditunggu Joshua-Mina yang lainnya><

Song Review

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s