[FREELANCE] Coniuratio


a_glass_of_blood_by_asingleflower

 

By Venus
Starring : [NCT’s] Moon Taeil, [KNK’s],Park Seung Jun

and [OC’s] Han Seo Kyung
Ficlet|| Fantasy||PG17 || Disclamer : I own my plot.

”Sejak awal aku sudah memperingatkannya untuk setia kepadaku, nyatanya, gadis sialan itu malah bercinta dengan lelaki lain dan tentu saja dia harus merasakan akibatnya.”

Untuk waktu yang lama, lelaki berpakaian serba hitam itu berdiri di depan jendela kamarnya yang besar, memandang sang rembulan yang kian lama kian menghilang dari pandangan matanya karena di telan awan hitam. Sesekali rungunya menangkap suara rintihan seorang gadis yang terbaring lemah tak berdaya di atas tempat tidurnya.

Pintu kamarnya tiba-tiba saja terbuka dengan suara berderit pelan, seseorang berdiri di sana sebelum akhirnya melangkahkan kaki panjangnya masuk ke dalam ruangan luas yang hanya di terangi cahaya temaram lilin besar, sembari membawa sebuah gelas kaca berukuran kecil berisi cairan berwarna merah di tangan kanannya.

Lelaki bermata sipit itu mengarahkan pandangannya sekilas ke arah tempat tidur. Ada sedikit perasaan iba di hatinya saat matanya menangkap sosok yang terbaring di sana.“Kau masih membiarkan gadis itu hidup rupanya. Aku pikir kau sudah menghabisinya.” Lelaki itu mengulum senyum, lantas mengambil tempat di sebuah kursi yang terletak di salah satu sudut kamar.

Lelaki bersurai coklat itu berbalik, memandang sepupunya yang kini tengah meneguk minumannya.

“Tidak adil jika aku menghabisi nyawanya sekarang, Seung jun. Biarkan saja dia menikmati sisa hidupnya yang hanya tinggal hitungan menit. Lagi pula, sejak awal aku sudah memperingatkannya untuk setia kepadaku, nyatanya, gadis sialan itu malah bercinta dengan lelaki lain dan tentu saja dia harus merasakan akibatnya.”

“Setidaknya kau harus sedikit bermurah hati, Moon Taeil! Bukankah gadis sialan itu pernah menjadi partner seksualmu? Ah, aku bahkan masih ingat kegaduhan yang kalian berdua lakukan malam itu.” Seung Jun meringis. “Benar-benar mengganggu!”

Sudut bibir Taeil tertarik. Tentu saja Taeil tidak lupa. Ia masih sangat ingat betul kejadian malam itu. Malam dimana ia dan gadisnya saling bercumbu semalaman tanpa lelah. “Tidak. Gadis sepertinya tidak pantas di kasihani! Dia menuai apa yang dia tanam. Lagi pula aku tidak bisa menikmati kehidupan abadiku karena ulahnya. “ Taeil mendengus. “Gadis itu kehilangan nyawanya dan aku kehilangan hidup abadiku. Aku rasa ini cukup adil.”

“Yah terserah kau sajalah!” Seung Jun menggendikan bahunya.

Lantas, Taeil mengalihkan pandangannya pada gadisnya, berjalan mendekatinya dengan perlahan.

Lelaki itu duduk di samping gadisnya, membelai rambutnya, kemudian berbisik. “ Apa ini sangat menyakitkan?” Ekspresi wajahnya nampak dingin. Ia sama sekali tak merasa iba barang sedikit pun. “Bukankah aku sudah memperingatkanmu? Darahku yang kau minum, yang mengalir dalam tubuhmu itu akan membakarmu sampai menjadi abu jika kau menghianatiku, Han Seo Kyung. Kau benar-benar bodoh! Jika saja kau tak menghianatiku, mungkin kau akan hidup sampai usia 120 tahun atau lebih dari itu dan tentu saja kecantikanmu tidak akan memudar meski kau bertambah tua. Tapi, karena kau lebih memilih menghianatiku, maka inilah yang kau dapatkan. Apa kau menyesalinya?”

Mulut Seo Kyung terbuka, berusaha mengucapkan sepatah atau dua patah kata, sayangnya ia tak bisa mengucapkan sepatah kata pun. Yang ada, tubuhnya malah semakin di dera rasa sakit dan ia hanya bisa merintih kesakitan. Jika saja ia bisa berbicara, mungkin gadis itu akan memohon ampun atau memohon agar Taeil segera menghabisi nyawanya demi mengakhiri rasa sakit yang di deritanya. Yang ia bisa hanyalah berteriak dalam hati, memohon belas kasih lelaki di sampingnya.

Tidak ada lagi wajah cantik Seo Kyung, atau pun tubuh indahnya sekarang, yang ada, tubuhnya semakin menghitam, kering kerontang bak terbakar lahapan api.

Dengan perlahan namun pasti, tubuh gadis itu berubah menjadi abu, kemudian menghilang tanpa jejak. Sebuah senyuman pun mengembang di wajah tampan Moon Taeil, merasa puas karena si pengkhianat telah menerima hukumannya.

END

Note : Ficlet ini di post juga di https://nctfanfictionindonesia.wordpress.com/2016/03/07/ficlet-coniuratio/

 

Advertisements

Song Review

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s