[Ficlet] Would You?


Twelveblossom’s Present

Artist: Xiumin (as Minseok) &  Jimin (as Alice) | Genre: School Life & Fluff | Duration: 495 wc | Rating: PG 13

-oOo-

Alice mengetuk sepatunya, kesal. Gadis itu terjebak hujan di halte dekat sekolah. Tak hanya waktu yang dirampas rinai air, seragam dan sepatu ikut kuyup. Alice membuka tas, mengabsen barang apa saja yang basah. Ternyata, tidak ada. Beruntungnya, dulu ia mengikuti saran ibu untuk membeli tas kedap air. Ketika netranya asyik memindai, mata gadis itu menangkap kotak berwarna merah jambu.

Alice menatap lamat-lamat kado yang ada di tangan. Ia tahu benar apa isinya, cokelat. Gadis itu seharusnya memberikan cokelat tersebut pada seseorang. Namun, diurungkan sebab nampaknya si Pemuda sudah mendapatkan banyak hadiah dari gadis-gadis lain.

“Lebih baik kumakan sendiri.” Gumam Alice sembari mencuil cokelat berbentuk abstrak buatannya. Ia mengunyah dengan semangat. “Yang pentingkan rasanya, bukan bentuknya.” Alice melanjutkan pujian pada cokelat yang seharusnya berbentuk hati itu.

“Hai,” sapa seseorang. Pemuda itu sepertinya baru saja berlari-larian menuju halte, ia kehujanan.

Alice tersedak saat menyadari siapa yang baru saja menyapanya. Kim Minseok!

Tergagap Alice menjawab. “H-hai.”

Minseok duduk di samping Alice, kemudian menepuk-nepuk seragamnya yang kebasahan. “Kita terjebak hujan,” kata teman sekelas Alice itu.

Alice mengangguk. Tangannya masih tergantung hendak menyuapkan cokelat ke mulut.

“Kamu dapat hadiah?” Ucap Minseok, lebih seperti pertanyaan, daripada pernyataan. Mata pemuda itu terarah pada cokelat dan kotak kado secara bergantian.

Alice menggeleng.

“Lalu, cokelat itu dari siapa?” Minseok kembali mengoarkan pikiran. Tingkat keingin tahuan Minseok sangat tinggi.

Alice menautkan alis, berpikir. “Ini aku beli sendiri. Aku makan sendiri.” Cetus gadis itu. Seharusnya ini untukmu, bodoh. Alice menguarkan fakta di dalam kepalanya.

Minseok tersenyum. “Toko mana yang menjual cokelat berebentuk aneh seperti itu.” Ia menunjuk cokelat yang ada di pangkuan Alice.

“Baiklah, aku membuatnya sendiri. Sudah jangan tanya-tanya,” kata Alice galak. Gadis itu merasa kikuk dan ingin menyudahi topik sensitif yang berusaha diungkit Minseok.

“Aku dapat banyak kado.”

Alice mencebik. “Iya, tahu.”

“Tapi, aku kecewa.”

Alice mendengus. “Kenapa? Apa kadonya kurang banyak? Dasar, sok sekali.” Cibir Alice. Gadis itu enggan menyembunyikan nada cemburu di dalam suaranya.

Minseok terkekeh. “Bukan begitu. Hanya saja, saat banyak orang memberiku sesuatu, tapi orang paling penting malah tidak memberikan apa-apa. Rasanya ada yang hilang dan tidak lengkap.”

Alice mengigit bibir. “Aku tidak paham.”

“Gadis yang kusukai tidak memberiku hadiah atau pun ucapan selamat ulang tahun.” Gumam Minseok, akhirnya.

Ah, Alice patah hati. Jadi, Minseok sudah menyukai seorang gadis.

Alice tersenyum kecut. “Kalau begitu, minta saja padanya. Tidak semua gadis tahu, jika kamu mengharapkan kado dan ucapan darinya. Apalagi, kamu dapat banyak hadiah dan ucapan.” Alice menyarankan dengan setengah hati.

“Apa kamu yakin gadis itu akan memberiku kado dan ucapan ulang tahun apabila aku memintanya?”

Alice mengangguk. “Iya, cobalah. Selagi ini masih hari ulang tahunmu.”

Minseok tertegun, menatap buliran air yang menetes. “Aku sangat menyukai gadis itu.”

Alice menghela napas berat. Oh, hatinya sudah jadi butiran debu. Alice menunduk memandangi tali sepatu. Ternyata, cintanya bertepuk sebelah tangan. Orang seperti Minseok memang seharusnya, sudah memiliki kekasih, batin Alice sendu.

Ditengah-tengah acara gundah gulana. Cuping telinga Alice menangkap satu permintaan yang membuat semburat merah muncul di pipi.

.

.

.

.

.

.

“Alice, apa boleh aku meminta kado dan ucapan ulamg tahun darimu?”

‘Alice boleh tidak aku meminta hatimu?’ Minseok membenarkan ucapan itu dalam benaknya.

-fin

a/n: Selamat ulang tahun Kak Minseok! Semoga kamu dapat semua hal yang terbaik. Cerita ini sebenarnya remake dari series EXO’s Valentine: Hidden Chocolate.

Advertisements

Song Review

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s