[Ficlet] Forget Me


IMG_20160515_024432

FORGET ME

 

a fanfic by narinputri

cast : [SVT] Wonwoo and Mingyu genre : AU, fluff, hurt-comfort, friendship (not bromance/yaoi) duration : ficlet rating : general

cr pic as tagged

 

“Bila aku melupakanmu, maka diriku akan menghilang dari dunia ini…”

===000===

Apakah kau tahu, hal yang menyakitkan di dunia ini?

“Entahlah, aku tak tahu,” jawab pemuda di sampingku diikuti embusan napas panjang dan vokal rendahnya yang hampir tak terdengar karena begitu pelannya.

“Mungkin, kita harus berbagi cerita agar kita bisa merasakan rasa yang sama.”

Tolonglah, aku tak mungkin membagi rasa sakit yang kurasakan padamu, kendati hati ini ingin melepaskannya dan berteriak di hadapan khayalak ramai. Agar mereka tahu bahwa rasa yang kukecap ini terlalu pahit dan menyakitkan.

“Jika aku menghentikan langkahku sampai di sini. Mau kah kau melupakanku? Karena, aku tak mau menyakiti hati kalian dan hatimu juga.”

Sebuah tepukan pelan mendarat di pundakku, lantas kupandangi kedua iris bening teduhnya yang menatapku sendu sembari memberikan seulas senyum di bibirnya. Apakah kau tahu, wajahmu buruk kala memaksakan diri untuk tersenyum, Kim Mingyu.

“Bila aku melupakanmu, maka diriku akan menghilang dari dunia ini. Kau tahu, Wonwoo? Sebagian duniaku adalah dirimu.”

Ijinkan aku menangis mendengar untaian kata yang terucap darinya. Mingyu seperti melindungiku, karena memang kita telah bersama sejak kecil.

“Aku hanya tak ingin kau dan yang lain merasa bersalah dan terluka karena hal ini jadi lebih baik lupakan ak–”

Pemuda bertubuh jangkung itu sontak menggebrak meja dengan keras, seraya memandangku dengan kedua netranya yang mulai memerah. Bisa kudengar napasnya menderu bak angin kencang yang berembus, seolah memporak-porandakan sekelilingnya.

“Bila kau mengatakan hal seperti itu lagi, aku tak akan segan-segan untuk memarahimu! Kau pasti mengerti, kita semua di sini saling melindungi dan menyayangi! Bukan untuk menjatuhkan satu sama lain! Kita adalah keluarga, Jeon Wonwoo!”

Tapi aku tak mau bila–

“Aku mengerti, ini adalah kesalahanmu di masa lampau. Bukan berarti kau harus menghentikan langkahmu dan menyuruh kita untuk melupakanmu. Lebih baik kita semua berhenti daripada harus kehilangan salah satu dari keluarga kita.”

Kurasakan sesuatu yang basah mengalir di pipiku. Sesak rasa di dada dan ingin kutumpahkan semua ini di hadapannya, namun aku tetap menahannya. Tetapi, tetap saja pada akhirnya kedua mata ini tak mampu membendung likuid bening, yang telah tumpah dan mengalir layaknya sungai.

“Jangan pernah sekalipun berkata ‘lupakan aku’. Itu adalah kata-kata yang menyakitkan untukku dan yang lain.”

Lantas ia menepuk kepalaku pelan, kemudian mengacak halus suraiku. Seperti hal yang dilakukan ibu padaku kala diri ini masih seorang bocah ingusan.

“Tersenyumlah, anggap saja ini adalah pelajaran untukmu. Aku percaya, kau adalah teman terbaik dan terhebat yang kukenal.”

Aku tak akan pernah mengucapkan ‘lupakan aku’ pada siapapun. Hati mereka tak boleh kulukai barang satu torehan kecil, karena mereka begitu berharga untukku. Menjadi lebih baik di masa depan dan menghapus hal-hal bodoh yang kulakukan dulu, adalah hal yang harus kuperbuat.

Karena diriku harus menjaga hatinya dan juga mereka.

+END+

N/B : yhaaa ini fanfic Meanie pertama aku WKWKWK. Dan perlu diketahui aku ga bikin yaoi. Jadi maaf sekali jika mengecewakan anda sekalian dan maaf sekali lagi karena diksi dan kalimat semakin hancur dan ga dapet feel sama sekali mengingat w bikinnya malem2 ngantoeks wakakaka

Advertisements

Song Review

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s