[Ficlet-Series] When God Made You, He Was Showing Off #4


an EXO-M scenario mini-series by Liana D. S.

Wu Yifan x You

Slice of Life, Ficlet, General

.

Semula, gaya rambutnya yang baru tampak menggelikan bagimu.

Kau ragu menyebut itu ‘gaya rambut’ karena tidak ada rambut yang tertinggal di kepala Yifan, sebetulnya. Memenuhi tuntutan peran dalam filmnya yang teranyar, ia harus memangkas habis ‘rambut labilnya’—alias potongan agak panjang berponi a la ABG idol wannabe—supaya cocok dengan karakter biksu Buddha. Minggu-minggu pertama, kau tak tahan untuk tertawa, bahkan sampai terpingkal di beberapa kesempatan, bila pandanganmu jatuh pada permukaan licin kepalanya. Tanggapan atas reaksimu bervariasi: ia kadang jengkel, bertanya ‘apa lihat-lihat?’, lebih sering ikut tergelak, dan akhir-akhir ini jadi kepedean. Dia tak sungkan-sungkan lagi menyatakan, “Kau tertawa sebenarnya karena aku tampan, ‘kan? Perempuan malu-malu biasa cekikikan buat menutup perasaannya.” –dan kau meninjunya pelan di lengan atas.

Lambat laun, kau menganggap potongan rambut Yifan sebagai bentuk lain dari determinasi.

Entah sejak kapan kebimbangan lenyap dari kehidupan Yifan, yang jelas kau jarang menemukannya, bahkan di pertemuan pertama kalian. Ia tidak butuh banyak waktu memutuskan sesuatu, tetapi bukan berarti visinya tidak jauh. Dalam hal rambut ini contohnya, ia telah ‘mengobrak-abrik’ image idola remaja dari mana dia mengawali karier dan beralih ke sosok yang lebih dewasa, walau tentu saja, dari dulu dia memang seorang yang matang. Hal sepele ini bisa jadi masalah bagi aktor-aktor yang disetir tren dan kemauan penggemar, tetapi Yifan tak semudah itu kehilangan dirinya usai melalui rintangan-rintangan di jalan ketenaran yang ia tempuh.

Hidupmu hanya berhak ditentukan oleh dirimu sendiri. Segala aspek dalam hidup Yifan menyerukan itu padamu, kepala botaknya dihitung.

Kau lupa kapan terakhir menertawakan kepala Yifan; seolah tiba-tiba, pemikiranmu tentang potongan itu berubah dan kau jadi menghargainya seperti kau menghargai (dan mendukung) keputusan-keputusannya sebelum ini. Perhatianmu yang dulunya berwujud nasihat-nasihat klise—jangan sering-sering mewarna rambut, jangan kebanyakan ganti gaya!—sekarang bergeser ke tindakan nyata. Kausiapkan topi andai ia tak sengaja melewatkan itu dari daftar barang wajib di kopor bepergiannya. Kaupilihkan baju bertudung jika hari terlalu panas untuknya keluar. Jiwa iseng sesekali menghampirimu, membawa tanganmu ke kepala licinnya, mengusapnya untuk bermain-main. Raut lucumu kala melakukan itu menyenangkannya dan tanpa disadari, ikatan antara kalian menjadi kian intim.

Musim berganti, rambut Yifan mulai menutup sebagian dataran yang sebelumnya bebas kaujamahi, dan dia balik menertawakan kerinduanmu yang konyol pada ‘si botak’.

TAMAT

Advertisements

3 thoughts on “[Ficlet-Series] When God Made You, He Was Showing Off #4

  1. Memenuhi tuntutan peran dalam filmnya yang teranyar, ia harus memangkas habis ‘rambut labilnya’—alias potongan agak panjang berponi a la ABG idol wannabe—supaya cocok dengan karakter biksu Buddha.

    Aku antara ingin ketawa dan bilang ‘aw so sweet’ waktu baca ini (tapi kayanya keinginan ketawanya lebih dominan) HAHA. Tapi bagian bawain topi dll itu… memang benar2 romantis ;_; bisa tetep cinta meski botak aja udah keren banget xD

    1. hai meyda! ya ampun dirimu mampir, sudah lama sekali *gelarin karpet merah sambil nangis terharu
      gapapa gapapa ketinggalan yg penting ttp baca dan ninggalin komen hahaha
      iya mas wu itu memang memberikan sesuatu kesan yg agak membingungkan dgn kepala botaknya, sbg fansnya yg agak2 labil aku juga rada rela gak rela tapi tetep keren sih menurutku jadi ya sdh :p
      makasih udah baca series ini ya mey ^^

      1. bener juga ya kak li aku memang sudah jarang sekali baca2 di wp, soalnya plikasi wp buat android di hpku jelek penampilannya TT
        sama-sama kak! keep writing yha :>

Song Review

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s