[Ficlet Mix] Some Type of Love #1 – honeybutter26


 

Some Type Of Love

Presented by honeybutter26

Chanyeol x Dasom

Ficlet mix

Songfic

 

  1. How Long

“I’ll admit I was wrong. Can’t you blame my head and not my heart?”

 

Manusia adalah tempatnya kesalahan dan dosa.Sedang waktu adalah hal yang paling fana. Ketika manusia melakukan sebuah kesalahan maka waktu akan menunjukkan jalannya pada penyesalan. Saat itu terjadi, terkadang maaf jadi tak berarti. Berbagai penyangkalan yang dilakukan menjadi seperti angin yang mengembus api alih-alih air.

 

Seharian ini Chanyeol sudah berjalan kesana dan kemari secara kontinu.Kakinya lelah, hatinya apalagi.Dia sudah frustasi tingkat akut, Dasom yang membuatnya begini.Bukan sepenuhnya salah Dasom sebenarnya. Alasan kenapa Dasom tiba-tiba bersikap aneh kemudian memilih bermain petak umpet dengannya adalah karena Chanyeol dan segala kebodohannya menenggak Martini terlalu banyak hingga ia teler.

Harusnya ia sudah hapal, konser band indie dengan vokalis setampan dirinya pasti akan diisi lebih banyak gadis daripada para pemuda. Akan ada lebih dari selusin gadis yang menghambur padanya saat ia memetik nada terakhir. Dan menghabiskan malam setelah konser dengan bergelas-gelas Martini adalah sebuah awal dari kekacauan yang besar. Kekacauan besar seperti bangun di sebuah ranjang dengan hanya selimut yang menutupi tubuh telanjangnya dan Purple di dalam dekapan.

 

Kecepatan rambat gosip yang menyebut Chanyeol dan Purple yang menghabiskan satu malam panas bersama begitu cepat menyebar ke setiap gendang telinga. Tak terkecuali Dasom.Wanita itu langsung bereaksi seperti balon yang terlepas dari ikatannya. Helium membuatnya terbang dan angin membuatnya semakin tak terlihat.

 

“Dasom!”seru Chanyeol.Suaranya berat dan lantang, cukup untuk membuat Dasom terpanggil dan berhenti melangkah.Sayangnya, saat sedang bertengkar Dasom selalu menganggapnya sebagai perangkap serangga.Ini sudah hari ketiga dan Chanyeol sudah muak dengan permainan petak umpet ini.Maka Chanyeol mengejar Dasom dengan langkah yang besar, hingga ia dapat menangkap tangan wanitanya.

 

No, no, Darling. We need to talk and you  can’t running again,” tegas dan penuh perintah. Dasom harap ia punya lebih banyak kekuatan dan keberanian untuk menyentak tangan Chanyeol lantas lari sejauh mungkin. Berbicara pada Chanyeol memiliki potensi dia akan terjatuh lagi dan lagi dan semakin dalam lagi. Sedangkan ia sudah mulai muak pada setiap pertengkaran mereka yang sudah terjadi mungkin untuk seribu satu kali dengan alasan yang hampir sama. Chanyeol, kebodohannya dan wanita.

 

“Jadi … sampai kapan kita akan bermain petak umpet, Kim?”Chanyeol bertanya lebih dulu. Memecah keheningan yang mendekap namun Dasom sepertinya enggan ditarik dari keheningan.Wanita itu tetap mengunci mulutnya, menelan aksara yang berada di ujung lidah dengan sesapan Americano.

 

“Ya Tuhan, Dasom! Berbicaralah, setidaknya katakan sesuatu. Keterdiamanmu tidak akan menjawab semua permasalahan kita, Kim. Katakan sesuatu, please.”

 

Chanyeol pikir mempelihatkan pada Dasom wajah memelas dan sedihnya akan membuat es yang membekukan hati wanita itu jadi luntur dan ia bisa menbawa kembali Dasomnya yang penuh cinta dan kehangatan. Namun Dasom tetap bergeming, itu membuatnya frustasi.

 

Okay. I’ll admit, i was wrong. I was drunk. Bahkan mungkin mempunya satu malam panas yang tak kuingat dengan Purple.Tapi sungguhan, tak bisakah kau salahkan saja pikiranku dan bukan hatiku? Kim Dasom, ini menyiksaku. Aku bersumpah, tidak ada perasaan apapun yang masih tersisa untuk dia. Purple itu hanya masalalu, dia sudah basi.Kadaluarsa. Hanya kau yang aku inginkan untuk dicintai dan mencintai, sekarang dan selamanya. Please, forgive me.”

 

Chanyeol mendengar Dasom menghela napasnya dengan kasar. Sedikitnya itu membuat Chanyeol merasa tersinggung. Itu mungkin berarti bahwa Dasom telah benar-benar muak padanya hingga wanita itu enggan memiliki benang merah yang mengikat kelingking mereka.

 

“Kau jujur atau bohong rasanya percuma saja, Park. Kebodohan dan sifat cerobohmu tak akan pernah bisa hilang. Jadi, simpan saja permintaan maafmu itu.Karena kita sama-sama tahu bahwa ini tak akan lagi bisa berjalan dengan baik dan mungkin kita butuh beristirahat dari hubungan ini.”

 

Oh, sial. Permintaan maaf ditolak dan berarti hubungan mereka sudah jatuh ke dasar jurang yang gelap dan tak teraih. Chanyeol akan butuh lebih dari sebuah tekad yang kuat dan tak tergoyahkan untuk kembali meletakkan hubungan mereka yang mungkin telah pecah berkeping pada meja kaca di hati Dasom yang begitu tipis dan rapuh.

 

  1. We don’t talk anymore

“Cause even after all this time I still wonder, why I can’t move on?”

 

Kabarnya, setelah putus dari Chanyeol dua minggu yang lalu, kini Dasom dikabarkan memiliki satu ikatan benang merah di kelingkingnya dengan seorang pria bernama Ethan. Kabarnya, Ethan adalah mahasiswa jurusan ilmu ekonomi dan mereka bertemu dalam acara ulang tahun universitas. Dan satu kabar lain yang lebih menggemparkan dari semua itu adalah berita bahwa Chanyeol telah benar-benar diabaikan  oleh Kim Dasom.

 

Si vokalis dari The Bandits itu kini menjadi bujangan yang kesehariannya sepi dan lebih banyak menghabiskan waktu di studio. Meramu sajak dengan nada, mengubahnya jadi lagu yang lagi-lagi genrenya mellow. Membuat anggota band yang lain muak. Genre mereka itu alternate rock, musik favorit yang menyatukan mereka adalah hard rock, Metalica dan Avenged Sevenfold yang selalu ada di daftar teratas di playlist  mereka dan Chanyeol mengacaukan playlist yang penuh debum drum serta gesekan elektrik dari senar gitar dengan lagu ballad yang berisi nyanyian patah hati.

 

“Coba kalian perhatikan, Chanyeol yang sekarang lebih menyedihkan dari Chanyeol yang bodoh dan ceroboh seperti biasanya,” ujar Kris. Matanya lekat menatap gerak-gerik Chanyeol yang dipenuhi kegelisahan dan kegalauan hati.

 

“Dia seperti Davy Jones yang ditinggal mati Calypso,” timpal Eric, basisThe Bandits berambut brunettedan berwajah seperti salah satu pewaris kerajaan Eropa. Sayang tingkah Eric sangat jauh dari kata bangsawan, wajahnya saja yang bangsawan, tingkahnya lebih mirip gelandangan. Semua yang ada di ruangan menertawakan kemalangan Chanyeol yang baru putus cinta.

 

C’mon, man. Move on, okay. Dasom saja sudah dapat yang baru kenapa kau masih terjebak dengan nostalgia?Memang mencari pengganti yang lebih dari Dasom dan Purple itu sulit. Secara ukuran dada dan bokong mereka yang paling bagus di antara spesiesnya di kampus kita.”

 

Itu Zitao, mulutnya memang sialan. Bukan sekadar ember bocor saja, kalau ingin lebih tepat persamaannya maka mulut Zitao itu seperti gorong-gorong. Terlebih isi kepalanya, itu lebih mirip tempat pembuangan sampah ketimbang pikiran manusia setengah waras.

 

“Mau bagaimana lagi, Purple memang indah, tapi kalian tahu dia bukan seorang monogami. Aku tidak mau menanggung resiko bertanggung jawab untuk kehidupan yang bukan dari benihku nantinya. Dan Dasom … oh sial, dia yang terindah. Sungguh. Aku bersumpah bahwa tidak akan ada yang bisa menggantikannya. Bukan hanya sekadar ukuran dada dan bokong, tapi segalanya.” Usakan kasar pada rambutnya membuktikan  bahwa Chanyeol tak main-main dengan perasaannya pada Dasom. Kata putus tersirat yang terucap sesungguhnya membuat Chanyeol pecah jadi berkeping.

 

“Jangan katakan setiap pagi kau datang ke gereja, menemui pastor dan kalian berbincang mengenai dosa dan pertobatan. Lalu kau duduk di nave terdepan dan kau berdoa supaya Dasom mengetuk pintu apartemenmu sambil membawa kabar bahwa ia dan Ethan putus.”

 

Chanyeol nyengir, yang lain mendengus. Mereka pikir Chanyeol akan kehilangan kebodohannya.  Syukurlah Tuhan tidak melenyapkannya. Mereka masih memiliki Chanyeol yang sama.

 

“Tapi kau bukan pemeluk Katholik, Park.”

 

Oh shit, Chanyeol lupa.

 

TBC

2 thoughts on “[Ficlet Mix] Some Type of Love #1 – honeybutter26

Song Review

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s